Surat Adat Resmi Masuk DPRD, Polda Papua Tengah Ditantang Hancurkan Jaringan Togel di Nabire
Tifacenderawasihnews. Com
Nabire, Papua Tengah | Gelombang penolakan terhadap praktik perjudian togel di Kabupaten Nabire semakin membesar. Kali ini, pengembangan adat masyarakat yang dipimpin Kepala Suku Adat Nusantara Papua Tengah mengambil langkah resmi dengan melayangkan surat kepada Ketua DPRD Kabupaten Nabire, meminta penutupan total seluruh aktivitas perjudian togel yang masih marak beroperasi di wilayah tersebut.

Langkah tegas dari unsur adat ini menjadi sinyal keras bahwa keresahan masyarakat sudah berada di titik puncak. Judi togel dinilai bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi ancaman nyata bagi moral masyarakat, ketahanan keluarga, dan masa depan generasi muda Papua Tengah.

Dalam surat yang disampaikan, tokoh adat meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum tidak lagi menutup mata terhadap praktik ilegal yang disebut berlangsung terang-terangan di berbagai lokasi.

Masyarakat menilai, bila dibiarkan berlarut-larut, perjudian akan semakin merusak tatanan sosial dan memicu persoalan baru di tengah masyarakat.
Sorotan utama kini tertuju kepada Polda Papua Tengah. Publik mendesak agar kepolisian segera melakukan operasi besar-besaran, menyeluruh, dan tanpa pandang bulu. Penindakan diminta tidak berhenti pada pengecer kecil di lapangan, tetapi harus membongkar bandar besar, koordinator jaringan, hingga pihak mana pun yang diduga memberi perlindungan.
Masyarakat menegaskan, penegakan hukum tidak boleh hanya menjadi slogan. Jika aparat serius, togel di Nabire bisa diberantas. Namun bila dibiarkan, kepercayaan rakyat terhadap hukum akan terus runtuh.
Pesan warga tegas dan tanpa kompromi: Polda Papua Tengah harus segera bertindak, sapu bersih togel sampai ke akar-akarnya, dan kembalikan Nabire sebagai wilayah yang aman, bersih, dan bermartabat.
(Red)

Tinggalkan Balasan