Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya, Polisi Lakukan Olah TKP di Kalisemen Nabire Barat

admin |

Tifacenderawasihnews. Com

Nabire, Papua Tengah | Seorang pria bernama Ngadani Riyanto ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jalur 1A Kampung Kalisemen, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Kamis (16/04/2026) sekitar pukul 10.30 WIT.

Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, lahir di Wonogiri pada 11 Desember 1977, beragama Islam, dan berdomisili di Jalan Prawiro Dirjo, Kampung Kalisemen, Distrik Nabire Barat.

Penemuan mayat tersebut berawal saat dua warga, yakni Supomo (72), dan Sumiyo, mendatangi rumah korban dengan maksud meminta kartu antrean minyak tanah. Saat tiba di lokasi, keduanya masuk melalui jendela belakang rumah.

Setelah jendela dibuka, saksi melihat korban sudah terbaring tidak bernyawa di atas tempat tidur dalam kondisi tanpa busana.

Saksi Supomo juga menyampaikan bahwa terakhir kali dirinya datang ke rumah korban pada Minggu (12/04/2026) sekitar pukul 16.30 WIT untuk mengantarkan makanan.

Namun saat itu korban tidak ditemui dan makanan hanya ditaruh di depan rumah. Saksi mengaku sempat mencium aroma tidak sedap, tetapi tidak menaruh curiga karena mendapat informasi dari tetangga bahwa korban sedang pergi memancing.

Sekitar pukul 11.00 WIT, anggota Polsek Nabire Barat Regu III bersama Kanit Reskrim dan Kanit Intel tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Polisi kemudian menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, serta melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan.

Berdasarkan keterangan sementara, korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut sejak sekitar tiga tahun terakhir. Hingga kini penyebab pasti kematian belum diketahui.

Pihak keluarga korban disebut telah menerima musibah tersebut dengan ikhlas dan menolak dilakukan otopsi maupun visum. Rencananya, korban akan dimakamkan pada hari yang sama.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini