BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur SPPG Lani, Korwil MBG Nabire Pastikan Investigasi Menyeluruh
Tifacenderawasihnews. Com
Nabire, Papua Tengah | Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima respons cepat dari Badan Gizi Nasional terkait laporan adanya gangguan pencernaan yang dialami sejumlah siswa dan guru setelah mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Marsel menjelaskan, sebagai tindak lanjut atas laporan tersebut, BGN mengeluarkan surat penghentian operasional sementara terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lani.

“Langkah penghentian sementara ini merupakan bentuk respons cepat dari Badan Gizi Nasional untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan bergizi serta menjaga keberlanjutan program MBG,” ujar Marsel.
Menurutnya, keputusan tersebut penting agar tim terkait memiliki ruang untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap penyebab gangguan pencernaan yang dialami para siswa dan guru.
BGN bersama instansi teknis terkait, seperti Dinas Kesehatan dan BPOM, saat ini tengah melakukan investigasi terhadap berbagai aspek, mulai dari bahan makanan yang digunakan, proses pengolahan, hingga sistem distribusi makanan dari dapur SPPG Lani.
Selain itu, evaluasi terhadap standar kebersihan dan sanitasi juga menjadi perhatian utama dalam proses pemeriksaan. Tim juga akan melakukan uji laboratorium terhadap air yang digunakan dalam proses pengolahan makanan.
“Kami tidak ingin mengambil risiko, karena keselamatan dan kesehatan para penerima manfaat adalah prioritas utama,” tegas Marsel.
Ia menambahkan, penutupan sementara dapur SPPG Lani akan berlangsung hingga seluruh proses investigasi selesai dan hasilnya menyatakan dapur tersebut aman untuk kembali beroperasi.
Sementara itu, BGN juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dapur-dapur SPPG lainnya di Nabire. Evaluasi ini bertepatan dengan masa libur sekolah menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, sehingga pelayanan dapur juga sementara dihentikan.
“Momentum libur ini kami manfaatkan untuk melakukan evaluasi total dan menyeluruh. Harapannya ketika dapur kembali beroperasi pada tanggal 30 nanti, pelayanan sudah jauh lebih baik,” jelasnya.
Khusus untuk dapur SPPG Lani, Marsel menegaskan bahwa operasional baru akan kembali dibuka setelah seluruh proses investigasi rampung dan dinyatakan aman oleh pihak terkait.
(Red)

Tinggalkan Balasan