Polres Nabire Imbau Masyrakat: LONG MARCH Tidak Diizinkan Demi Keselamatan Bersama, 684 Personel Dikerahkan Untuk Pelayanan Aksi
Tifacenderawasihnews. Com
TCNews || Nabire, Papua Tengah | Kepolisian Resor Nabire melalui Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., mengeluarkan imbauan resmi terkait rencana aksi penyampaian aspirasi pada 10 Desember 2025. Dalam imbauannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan long march tidak diizinkan, mengingat potensi risiko keselamatan serta dampaknya terhadap masyarakat umum. Selasa ( 9/12/2025 )

Aksi ini diperkirakan akan melibatkan 500 hingga 1.000 orang, dengan titik kumpul berbeda sebelum menuju kantor DPR Papua Tengah. Untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali, Polres Nabire menyiagakan 684 personel gabungan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi.

Kapolres Nabire menjelaskan bahwa larangan long march bukan untuk membatasi hak berekspresi, tetapi untuk mencegah potensi kerawanan, terutama risiko kemacetan parah, gangguan arus lalu lintas, dan kemungkinan terjadinya penyusupan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami tidak melarang masyarakat menyampaikan aspirasi. Itu hak setiap warga negara. Namun long march dengan massa besar berisiko tinggi dan dapat membahayakan keselamatan masyarakat. Itu yang kita jaga bersama,” ujar Kapolres.
Beliau menekankan bahwa keselamatan peserta aksi, pengguna jalan, dan masyarakat sekitar menjadi prioritas utama. Langkah ini juga diambil untuk memastikan aktivitas warga lain tetap berjalan normal tanpa gangguan signifikan.
Kapolres menyampaikan bahwa seluruh personel tidak hanya disiapkan untuk pengamanan, tetapi sebagai pelayan masyarakat dalam kegiatan penyampaian aspirasi.
“Bahasa kita sudah berubah. Bukan lagi pengamanan, tetapi pelayanan aksi unjuk rasa. Kami hadir untuk melayani, bukan untuk menekan,” tegasnya.
Sebanyak 684 personel gabungan akan ditempatkan di titik-titik yang telah dipetakan berdasarkan hasil analisa intelijen, dengan sistem pengawasan berlapis untuk memastikan setiap potensi kerawanan bisa ditangani secara cepat dan tepat.
Kapolres mengajak seluruh peserta aksi, simpatisan, serta masyarakat umum untuk tetap menjaga situasi Nabire agar tetap aman dan damai.
“Kami mengajak semua pihak untuk ikut menjaga situasi tetap kondusif. Sampaikan aspirasi dengan cara-cara damai dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Kita jaga Nabire bersama, karena keamanan adalah tanggung jawab kita semua,” ungkapnya.
Beliau juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap membuka jalur komunikasi dan siap memfasilitasi penyampaian aspirasi di lokasi yang telah disetujui untuk menghindari risiko-risiko yang tidak diinginkan.
Polres Nabire menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjaga keamanan kota Nabire tetap kondusif, tertib, dan penuh rasa hormat terhadap hak-hak masyarakat.
( RED )

Tinggalkan Balasan