Bupati Intan Jaya Peringati Hardiknas 2026, Serukan Guru Kembali dan Perkuat Pendidikan Berkualitas
Tifacenderawasihnews. Com
Intan Jaya, Papua Tengah | Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu (2/5/2026) di Lapangan Samping Kantor Bupati Intan Jaya. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Intan Jaya, Aner Maisinis.

Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Intan Jaya Elias Igapa, SE, jajaran Forkopimda, unsur TNI–Polri, pimpinan DPRD Kabupaten Intan Jaya, Sekretaris Daerah, para tokoh pendidikan, pengawas sekolah, serta para kepala sekolah di lingkungan Kabupaten Intan Jaya.
Dalam sambutannya, Bupati mengangkat tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, serta memperkenalkan tema khusus daerah yakni “Safe in the Generation of Intan Jaya” atau “Winning Generation”.
Bupati Aner Maisinis menegaskan bahwa momentum Hardiknas menjadi ajakan bersama untuk membangun kualitas sumber daya manusia di Intan Jaya demi masa depan daerah dalam 20 tahun mendatang.
“Saat ini kita harus memenangkan generasi Intan Jaya. Ini penting agar ke depan, anak-anak kita mampu menjadi pelaku utama dalam pembangunan daerah,” ujar Bupati.
Ia juga menyoroti masih adanya sekitar 80 guru yang berada di luar wilayah Intan Jaya, seperti di Timika, Nabire, dan daerah lainnya. Untuk itu, Bupati meminta para guru segera kembali menjalankan tugas pelayanan pendidikan.
“Saya sudah membangun komunikasi melalui grup bersama seluruh kepala sekolah, dan terus memonitor proses belajar-mengajar. Saya minta kepada guru-guru yang masih berada di luar daerah agar segera kembali ke Intan Jaya,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, lanjutnya, berkomitmen untuk membangun sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas. Bahkan, mulai tahun depan, pemerintah berencana tidak lagi mengirim siswa keluar daerah.
“Kita akan siapkan fasilitas pendidikan yang memadai di daerah ini. Mulai tahun depan, kita tidak akan mengirim siswa keluar dari Intan Jaya. Kita ingin anak-anak kita tumbuh dan berkembang di tanahnya sendiri,” jelasnya.
Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk menata manajemen pendidikan, termasuk optimalisasi data melalui Dapodik agar siswa dapat mengakses bantuan seperti Program Indonesia Pintar (PIP).
“Saya siap mempertaruhkan segalanya untuk memperjuangkan aspirasi pendidikan hingga ke pusat. Pemerintah daerah tidak akan tinggal diam demi masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya digitalisasi dalam proses pembelajaran, serta sinergi antara pendidikan dan gereja dalam membentuk karakter generasi muda.
“Pendidikan dan gereja adalah dua hal yang saling melengkapi dalam membentuk moral dan pengetahuan. Kita harus berjalan bersama,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah mengabdikan diri, serta mengingatkan pentingnya peran guru sebagai motivator, sesuai semboyan Tut Wuri Handayani.
“Guru harus mampu memberikan semangat dan motivasi agar siswa menjadi pribadi yang tangguh,” tutupnya.
Peringatan Hardiknas 2026 di Intan Jaya menjadi momentum penting dalam kepemimpinan Bupati Aner Maisinis dalam mendorong transformasi pendidikan yang lebih maju, merata, dan berkelanjutan di wilayah tersebut.
(Red)

Tinggalkan Balasan