Kapolres Nabire Tegaskan Komitmen Dukung Program SPPG 3T, Perkuat Gizi dan Masa Depan Generasi Papua
Tifacenderawasihnews. Com
TCNews||Nabire, Papua Tengah | Program Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Kabupaten Nabire resmi memasuki tahap implementasi.

Rapat koordinasi lintas pemangku kepentingan menjadi penanda kuat komitmen bersama antara negara, kepolisian, investor, dan masyarakat adat dalam memperkuat kesejahteraan generasi Papua.
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., menegaskan dukungan penuh Polres Nabire dan Polda Papua Tengah terhadap program pemerintah pusat, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bagian dari agenda prioritas nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kami Polres Nabire dan jajaran Polda Papua Tengah mendukung penuh program pemerintah, khususnya MBG, sebagai langkah konkret meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjamin pemenuhan gizi yang layak,” ujar Kapolres saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, rapat koordinasi yang telah dilaksanakan bertujuan untuk memverifikasi dan memvalidasi kesiapan data serta teknis pembangunan dapur SPPG sebelum memasuki tahap pekerjaan fisik.
“Rapat ini penting untuk memastikan seluruh aspek administrasi dan kesiapan lapangan terpenuhi sebelum pembangunan dimulai,” jelasnya.
Kapolres mengungkapkan bahwa rencana pembangunan dapur SPPG sejatinya telah menjadi harapan sejak beberapa tahun lalu. Namun, dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) membuat realisasi program tersebut baru dapat dilakukan tahun ini.
“Ini merupakan harapan yang telah lama kami rancang. Dengan situasi yang semakin kondusif, puji Tuhan dan Alhamdulillah, tahun ini kita dapat mulai merealisasikannya,” tuturnya.
Selama hampir dua pekan terakhir, koordinasi intensif dilakukan bersama investor, Badan Gizi Nasional (BGN), serta Dewan Adat Nabire. Dari hasil pembahasan tersebut, ditetapkan lima lokasi pembangunan dapur SPPG, yakni tiga titik di Distrik Napan, satu titik di Distrik Wanggar (Bumi Mulia), dan satu titik di Distrik Yaur Akudiyomi.
Pada hari yang sama, Kapolres bersama jajaran turut meninjau dua lokasi yang akan dibangun dapur MBG di wilayah 3T, yakni di Distrik Yaur dan Wanggar Bumi Mulia.
Dalam waktu dekat, Polres Nabire bersama seluruh pemangku kepentingan akan melaksanakan peletakan batu pertama setelah memastikan kesiapan material dan kondisi lapangan.
Kapolres menegaskan bahwa pengelolaan dapur SPPG nantinya akan mengedepankan pemberdayaan masyarakat lokal.
“Kami akan melibatkan mama-mama Papua, orang tua, serta memanfaatkan potensi lokal seperti hasil kebun dan hasil laut. Program ini bukan hanya tentang pemenuhan gizi, tetapi juga tentang penguatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Program MBG dirancang untuk menyasar pelajar, ibu hamil, lansia, serta kelompok rentan lainnya. Kapolres pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga sinergi dan mendukung pelaksanaan program agar berjalan tepat sasaran dan sesuai prosedur.
“Mari kita bersama-sama berbuat yang terbaik demi masa depan anak-anak Papua dan seluruh penerima manfaat. Kami akan terus berkoordinasi agar pelaksanaan program ini berjalan sesuai standar dan harapan bersama,” tutup Kapolres.
( RED )

Tinggalkan Balasan