Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Batik Papua, Identitas Budaya yang Harus Dijaga

admin |

Tifacenderawasihnews.com || Jayapura – Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol.Yusuf Sutejo, mengunjungi Sanggar Ameldi di Dok 4, Kota Jayapura, Kamis (27/2). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung proses pembuatan batik Papua serta memberikan motivasi kepada pembatik asli Papua, Joni Silas Wona.

Dalam kunjungan tersebut, Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengapresiasi karya batik Papua yang memiliki motif khas dan mencerminkan kekayaan alam serta budaya Papua. Ia menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan batik Papua sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.

“Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia. Batik Papua memiliki motif yang khas dan unik, yang menggambarkan kekayaan alam dan budaya Papua. Dan ini merupakan kekayaan budaya Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Joni Silas Wona menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan dukungan yang diberikan. Ia berharap motivasi dari Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 dapat membantu meningkatkan nilai jual batik Papua hingga ke pasar nasional maupun internasional.

“Harapan saya, semoga dengan kunjungan ini, memberikan motivasi tersendiri agar ke depannya kami dapat menghasilkan batik Papua yang mempunyai nilai jual hingga ke pasar nasional maupun internasional,” tuturnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para pembatik Papua untuk terus berkarya dan mengembangkan batik khas Papua agar semakin dikenal luas.

 

(RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini