Sentuhan Restoratif di Kwamki Narama: Kapolda Papua Tengah dan Wakil Bupati Puncak–Mimika Wujudkan Perdamaian, 11 Tersangka Dibebaskan
Tifacenderawasihnews. Com
Timika, Papua Tengah | Komitmen menghadirkan penegakan hukum yang humanis kembali ditegaskan Kombes Pol. Jeremias Rontini. Bersama Wakil Bupati Puncak dan Wakil Bupati Mimika, Kapolda Papua Tengah memimpin langsung proses pembebasan 11 tersangka kasus konflik di Distrik Kwamki Narama melalui mekanisme restorative justice.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pendekatan persuasif dan berkeadilan yang diusung Polda Papua Tengah dalam menyelesaikan persoalan hukum yang berdampak sosial luas.
Proses restorative justice dilakukan setelah kedua belah pihak yang berkonflik mencapai kesepakatan damai secara sukarela.

Kesepakatan tersebut disaksikan oleh unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta keluarga para pihak, sebagai bentuk legitimasi moral dan sosial atas perdamaian yang dicapai.
Nilai-nilai kearifan lokal turut menjadi landasan dalam membangun rekonsiliasi dan memulihkan hubungan antarwarga.
Dalam keterangannya, Kapolda menegaskan bahwa pendekatan keadilan restoratif bukan hanya menyelesaikan perkara secara administratif, tetapi juga memulihkan hubungan sosial serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Papua Tengah.
“Restorative justice menjadi sarana untuk menghadirkan rasa keadilan yang menyeluruh, bukan sekadar penghentian proses hukum, tetapi juga pemulihan hubungan dan kedamaian di tengah masyarakat,” tegasnya.
Wakil Bupati Puncak dan Wakil Bupati Mimika turut mengapresiasi langkah kepolisian yang mengedepankan musyawarah dan semangat persaudaraan.
Mereka berharap kesepakatan damai ini menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat serta mencegah terulangnya konflik serupa di kemudian hari.
Dengan pembebasan 11 tersangka tersebut, situasi keamanan di Distrik Kwamki Narama diharapkan semakin kondusif.
Aktivitas masyarakat pun diharapkan kembali berjalan normal, aman, dan nyaman, seiring terbangunnya komitmen bersama untuk menjaga harmoni dan stabilitas di Papua Tengah.
(Red)

Tinggalkan Balasan