IKEMASKEI Resmi dikukuhkan secara adat dan Dilantik secara Pemerintahan kabupaten Nabire Periode 2026-2030
Tifacenderawasihnews. Com
TCNews||Nabire, PapuaTengah|Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire Resmi Mengukuhkan dan Pemberian SK Pengurus IkemasKei di Acara Pengukuhan Adat dan Pelantikan Badan Pengurus Ikatan Kerukunan Masyarakat Kei (IKEMASKEI) Kabupaten Nabire Periode Tahun 2026–2030, yang dirangkaikan dengan Lepas Sambut Tahun 2025–2026.

Kegiatan ini berlangsung di Aula KSK Bukit Meriam pukul 15.30 WIT-19.00 WIT. kegiatan ini diawali dengan penyambutan Wabup Nabire bersama para Raja Suku Kei melalui tarian adat Kei sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan. Sabtu 24/1/2026,

H. Burhanuddin Pawennari mewakili Bupati Nabire menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengurus IKEMASKEI Kabupaten Nabire Periode 2026–2030 kepada pengurus yang baru dilantik yaitu Laurentius Rettob., S.Sos., sebagai Ketua Umum IKEMASKEI Kabupaten Nabire.
Acara ini mengusung tema “Menguatkan Ain Ni Ain dalam tatanan adat Lar Vul Ngabal untuk masyarakat Kei yang bersatu, rukun, dan bermartabat”,
dengan subtema “Melalui pengukuhan dan pelantikan pengurus baru kita tingkatkan kerukunan keluarga Kei di perantauan dengan semangat Manut En Mehe Ni Tiluur Ne Vuut En Mehe Ni Ngifun.” Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, serta unsur TNI–Polri.
Raja Yaab Faan Patrisius Renwarin dan Raja Ratschap Maur Ohoiwut dalam wawancara singkatnya menegaskan bahwa pengukuhan adat dan pelantikan pengurus IKEMASKEI memiliki makna penting dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya Kei.
Ia mengajak seluruh keluarga besar masyarakat Kei di Kabupaten Nabire untuk terus menjunjung tinggi filosofi Ain Ni Ain sebagai landasan persaudaraan, kebersamaan, dan saling menghormati, khususnya dalam kehidupan bermasyarakat di tanah perantauan.
Sambutan Ketua Umum IKEMASKEI Kabupaten Nabire Laurentius Rettob, S.Sos
Kami dari Ikatan Kekeluargaan Masyarakat Kei (IKEMASKEI) Kabupaten berkomitmen untuk terus menjaga kebersamaan, kemampuan, serta kekuatan hidup bersama, baik dalam lingkungan keluarga, komunitas sendiri, maupun dalam hubungan harmonis dengan seluruh suku dan masyarakat lain yang ada di Nabire.
Dengan semangat persaudaraan, kami ingin memastikan agar kehidupan masyarakat Nabire senantiasa berada dalam suasana rukun, damai, dan tenteram.
IKEMASKEI juga mendukung visi pembangunan daerah menuju Nabire Hebat, sehingga ke depan seluruh masyarakat dapat hidup aman, bekerja dengan baik, memperoleh penghidupan yang layak, serta terbebas dari gangguan yang dapat menghambat kehidupan bersama.
Sementara itu di akhir acara IKEMASKEI mengajak Wakil Bupati Nabire bersama Raja Yaab Faan Patrisius Renwarin, Raja Ratschap Maur Ohoiwut menari tarian adat Kei sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan keharmonisan masyarakat Kei di Kabupaten Nabire.
( RED )

Tinggalkan Balasan