Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Tekan Inflasi, Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Nabire Siapkan Langkah Strategis Menjelang Ramadhan 2026

admin |

Tifacenderawasihnews. Com

TCNews||Nabire, PapuaTengah|Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Nabire yang berada di Jl. Jenderal Sudirman Kelurahan Karang Tumaritis, dalam keterangannya ke awak media, Ibu Kadis drh. I Dewa Ayu Dwita K.M., menyampaikan langkah-langkah strategis pemerintah daerah dalam menyikapi kenaikan harga daging serta menjamin ketersediaan dan keamanan pangan menjelang Idulfitri 2026.

Ibu Kadis Peternakan Dan Perkebunan drh. I Dewa Ayu Dwita K.M.,

Hal tersebut disampaikan saat wawancara di ruang kerjanya pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 11.30 WIT.

Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa populasi sapi potong di Kabupaten Nabire saat ini mengalami penurunan. Kondisi tersebut berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan daging sapi di daerah.

Oleh karena itu, pemerintah daerah menyiapkan opsi pemasokan ternak sapi hidup maupun daging sapi dari luar daerah sebagai langkah antisipatif.

Untuk menjamin stok daging menjelang Idulfitri, kami merekomendasikan pemasokan sapi potong hidup dari daerah yang dinyatakan bebas penyakit, baik dari dalam Papua maupun luar Papua,” ujarnya.

Daerah yang direkomendasikan antara lain Merauke dan Manokwari untuk wilayah Papua, serta Ternate , Bali dan Nusa Tenggara Timur untuk luar Papua. Selain itu, pemasokan daging sapi beku dari Australia juga dimungkinkan, dengan ketentuan ketat sesuai regulasi kesehatan hewan.

Ia menegaskan bahwa seluruh pemasokan ternak dan produk daging wajib memenuhi persyaratan teknis, termasuk uji laboratorium yang menyatakan bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta brucellosis.

Pengujian harus dilakukan di laboratorium veteriner terakreditasi sesuai wilayah asal ternak. Selain itu, pelaku usaha diwajibkan melengkapi dokumen perizinan berupa rekomendasi pengeluaran dari daerah asal dan rekomendasi pemasokan di daerah tujuan.

Papua merupakan wilayah bebas penyakit hewan menular tertentu, sehingga kami sangat ketat dalam pengawasan. Daging atau ternak yang masuk harus dipastikan sehat dan aman,” tegasnya.

Terkait daging babi, Kepala Dinas menjelaskan bahwa Nabire masih berada pada fase pemulihan pascawabah African Swine Fever (ASF).

Untuk menekan inflasi dan menjamin keamanan pangan, pihaknya melakukan analisis risiko sebelum mendatangkan daging babi dari daerah luar yang dinilai aman dan memiliki standar pemotongan bersertifikat, seperti Bali. Langkah ini diambil guna memastikan daging yang masuk tidak memicu kembali wabah ASF di Nabire.

Selain Bali, pemasokan daging babi juga dilakukan dari sejumlah wilayah yang dinyatakan bebas penyakit di Papua, seperti Sarmi, Biak, dan Manokwari, dengan pengawasan serta sertifikasi kesehatan yang ketat.

Harapan kami, populasi ternak babi lokal di Nabire dapat segera pulih dan meningkat. Jika sudah stabil, pemasokan daging dari luar daerah akan dihentikan dan kita sepenuhnya mengandalkan produksi lokal,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Nabire berkomitmen menjaga stabilitas harga, ketersediaan stok, serta keamanan pangan, khususnya menjelang hari besar keagamaan, melalui pengawasan terpadu dan penerapan standar kesehatan hewan yang ketat.

( RED )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini