Ibu Bhayangkari Menjadi Korban Begal di Siang Hari, Pelaku Diamankan di Polres Nabire
Tifacenderawasihnews. Com
TCNews||Nabire, PapuaTengah|Seorang ibu Bhayangkari menjadi korban aksi begal atau jambret yang terjadi pada siang hari di wilayah Kota Nabire. Peristiwa tersebut dialami oleh Ibu Elviana Sawaki, warga Asrama Polisi Kota Lama, pada Jumat 23 Januari 2026 sekitar pukul 12.30 WIT.

Kejadian bermula saat korban bersama anak perempuannya yang masih berusia 3 tahun 6 bulan dalam perjalanan pulang dari kota sekitaran pantai Nabire sudah di buntuti pelaku saat menuju rumah dinasnya di Asrama Polisi Kota Lama, 2 pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis Vega.
Setibanya di tikungan menuju Asrama Polisi Kota Lama, kedua pelaku langsung melancarkan aksinya dengan menarik tas korban serta menendang sepeda motor yang dikendarai korban dan sebanyak dua kali dan mengancam pakai gunting.
Meski sempat berusaha mempertahankan kendali kendaraan dan tidak terjatuh, korban akhirnya kehilangan tas yang digantung di bagian depan tubuhnya.
Usai berhasil merampas tas, kedua pelaku melarikan diri ke arah Kalibobo. Korban sempat berteriak meminta pertolongan dan berupaya mengejar pelaku sampai ke jembatan kalibobo.
Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung membantu melakukan pengejaran hingga ke sekitar Gudang Prima Panca Niaga, Kalibobo, arah Jalan Jayanti 2 Pelaku berhasil di amankan dan kemudian menyerahkan pelaku ke Polres Nabire.
Berkat kesigapan warga, para pelaku akhirnya berhasil diamankan dan diserahkan kepada pihak Polres Nabire, untuk proses lebih lanjut kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire.
Dalam kejadian tersebut, sejumlah barang milik korban seperti tas dan dompet telah berhasil ditemukan. Namun, beberapa dokumen penting masih belum ditemukan, di antaranya tiga buku rekening beserta satu kartu ATM, KTP, BPJS, serta beberapa surat penting lainnya.
Korban menyampaikan bahwa dirinya tidak mengalami luka serius, namun masih dalam kondisi trauma akibat kejadian tersebut. Anak korban juga sempat mengalami ketakutan saat peristiwa berlangsung.
ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Nabire karena sigap membantu mengamankan pelaku begal.
Korban berharap, apabila ada warga yang menemukan dokumen-dokumen tersebut di sekitar wilayah Kalibobo atau Gudang Panca Niaga, dapat mengembalikannya ke Asrama Polisi Kota Lama, tepatnya di depan TK Kemala Bhayangkari.
Pihak kepolisian Polres Nabire mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di siang hari, serta segera melapor apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan di lingkungan sekitar.
( RED )

Tinggalkan Balasan