Edukasi Gizi Berbasis Masyarakat, Mahasiswa Stikes Persada Nabire Dorong Pencegahan PTM Sejak Usia Dini di Kampung Waharia
Tifacenderawasihnews. Com
TCNews || Nabire, Papua Tengah | Mahasiswa Program Studi Gizi dari Stikes Persada Nabire melalui Himpunan Mahasiswa Gizi (Hima Gizi) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kesehatan tentang Penyakit Tidak Menular (PTM) kepada masyarakat di Balai Kampung Waharia, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Rabu (14/1/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIT tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para lanjut usia (lansia) yang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan dengan antusias.
Perwakilan mahasiswa Hima Gizi, Elisa kende dan Cindy C. Rumengan dalam wawancara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari keterlibatan mahasiswa dalam program Posbindu dan pelayanan kesehatan masyarakat. Sosialisasi difokuskan pada penyakit degeneratif seperti diabetes melitus, hipertensi, asam urat, dan kolesterol.
“Setelah melakukan penyuluhan, kami juga memberikan konseling kepada para lansia yang mengalami penyakit tersebut. Kami menjelaskan jenis penyakit yang dialami serta memberikan edukasi mengenai pola makan, termasuk makanan yang dianjurkan dan yang perlu dibatasi,” jelas Elisa dan Cindy.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini pihaknya berharap dapat membantu menurunkan angka penyakit degeneratif, khususnya pada kelompok lansia di Kampung Waharia.
Selain memberikan edukasi kesehatan, para mahasiswa mengaku memperoleh pengalaman berharga karena dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat serta menambah wawasan praktik lapangan. Kegiatan ini diikuti oleh tujuh mahasiswa jurusan Gizi Stikes Persada Nabire.
Dari pihak tenaga kesehatan setempat dijelaskan bahwa kegiatan di Kampung Waharia merupakan agenda rutin bulanan yang mencakup Posyandu Lansia dan Posbindu. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol sebagai upaya pemantauan PTM.
“Kasus yang paling banyak ditemukan di sini adalah hipertensi, kemudian gula darah juga cukup tinggi. Karena itu diperlukan edukasi berkelanjutan mengenai pola makan sehat, seperti mengurangi konsumsi nasi putih, memperbanyak sayur dan buah, serta meningkatkan aktivitas fisik,” ujar salah satu petugas kesehatan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim kesehatan Puskesmas Kimi dengan penanggung jawab lapangan Ibu Ola, didukung oleh Ibu Dewi Susi Fitri, Juwita Siotang bagian LAB dan Ibu Maria bagian Apoteker.

Salah satu warga lansia, Sri Mariatus, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan ini sangat membantu para lansia untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
“Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat bagi kami para lansia agar bisa mengetahui kondisi tekanan darah, asam urat, dan kolesterol,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan ini dijadwalkan rutin setiap tanggal 14 setiap bulan dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Kampung Waharia akan pentingnya pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular sejak dini.
( RED )

Tinggalkan Balasan