Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Edukasi Gizi Berbasis Masyarakat, Mahasiswa Stikes Persada Nabire Dorong Pencegahan PTM Sejak Usia Dini di Kampung Waharia

admin |

Tifacenderawasihnews. Com

TCNews || Nabire, Papua Tengah | Mahasiswa Program Studi Gizi dari Stikes Persada Nabire melalui Himpunan Mahasiswa Gizi (Hima Gizi) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kesehatan tentang Penyakit Tidak Menular (PTM) kepada masyarakat di Balai Kampung Waharia, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Rabu (14/1/2025).

Nakes Puskesmas Kimi

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIT tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para lanjut usia (lansia) yang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan dengan antusias.

Perwakilan mahasiswa Hima Gizi, Elisa kende dan Cindy C. Rumengan dalam wawancara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari keterlibatan mahasiswa dalam program Posbindu dan pelayanan kesehatan masyarakat. Sosialisasi difokuskan pada penyakit degeneratif seperti diabetes melitus, hipertensi, asam urat, dan kolesterol.

Setelah melakukan penyuluhan, kami juga memberikan konseling kepada para lansia yang mengalami penyakit tersebut. Kami menjelaskan jenis penyakit yang dialami serta memberikan edukasi mengenai pola makan, termasuk makanan yang dianjurkan dan yang perlu dibatasi,” jelas Elisa dan Cindy.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini pihaknya berharap dapat membantu menurunkan angka penyakit degeneratif, khususnya pada kelompok lansia di Kampung Waharia.

Selain memberikan edukasi kesehatan, para mahasiswa mengaku memperoleh pengalaman berharga karena dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat serta menambah wawasan praktik lapangan. Kegiatan ini diikuti oleh tujuh mahasiswa jurusan Gizi Stikes Persada Nabire.

Dari pihak tenaga kesehatan setempat dijelaskan bahwa kegiatan di Kampung Waharia merupakan agenda rutin bulanan yang mencakup Posyandu Lansia dan Posbindu. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol sebagai upaya pemantauan PTM.

Kasus yang paling banyak ditemukan di sini adalah hipertensi, kemudian gula darah juga cukup tinggi. Karena itu diperlukan edukasi berkelanjutan mengenai pola makan sehat, seperti mengurangi konsumsi nasi putih, memperbanyak sayur dan buah, serta meningkatkan aktivitas fisik,” ujar salah satu petugas kesehatan.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim kesehatan Puskesmas Kimi dengan penanggung jawab lapangan Ibu Ola, didukung oleh Ibu Dewi Susi Fitri, Juwita Siotang bagian LAB dan Ibu Maria bagian Apoteker.

Sri Mariatus warga kampung waharia

Salah satu warga lansia, Sri Mariatus, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan ini sangat membantu para lansia untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.

Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat bagi kami para lansia agar bisa mengetahui kondisi tekanan darah, asam urat, dan kolesterol,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan ini dijadwalkan rutin setiap tanggal 14 setiap bulan dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Kampung Waharia akan pentingnya pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular sejak dini.

( RED )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini