Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Komitmen Bangun SDM, Dana Kampung Waharia Dialokasikan untuk Penguatan Pendidikan

admin |

Tifacenderawasihnews. Com

TCNews ||Nabire, Papua Tengah |Pemerintah Kabupaten Nabire melalui program Dana Kampung menyalurkan bantuan pendidikan kepada masyarakat di Distrik Teluk Kimi, tepatnya di Kampung Waharia. Kegiatan penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2025, bertempat di Balai Kampung Waharia, mulai pukul 08.00 WIT hingga selesai.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nabire dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah pedesaan, khususnya di Kabupaten Nabire.

Kepala Kampung Waharia, Fransina Hana Hetarion

Kepala Kampung Waharia, Fransina Hana Hetarion, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Nabire Mesak Magai., S.Sos., M.Si atas perhatian dan dukungan melalui alokasi Dana Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp.10.900.000. Dana tersebut digunakan untuk membantu siswa tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA di Kampung Waharia.

Untuk siswa TK sudah kami salurkan kepada 18 anak, sementara untuk siswa SD telah dibagikan hari ini. Selanjutnya, besok akan kami lanjutkan pembagian kepada siswa SMP dan SMA. Walaupun nilainya tidak besar, namun program ini sudah berjalan selama tiga tahun dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Fransina.

Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena masih banyak masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan dukungan agar anak-anak mereka tetap dapat mengenyam pendidikan dengan baik.

Pemerintah Kampung Waharia juga menegaskan komitmennya untuk selalu menyalurkan bantuan secara langsung dan transparan kepada masyarakat tanpa penundaan.

Atas nama pemerintah kampung, kami berharap ke depan dukungan dan anggaran pendidikan ini bisa ditingkatkan. Kami juga berterima kasih kepada rekan-rekan media yang telah hadir dan meliput kegiatan hari ini. Kiranya Tuhan memberkati kita semua,” tuturnya.

perwakilan wali murid, sekaligus orang tua murid, Flora Marlin Bohan,

Sementara itu, perwakilan wali murid, Flora Marlin Bohan, yang juga menjabat sebagai sekretaris komunitas sekolah, turut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan melalui pemerintah kampung.

Kami mewakili para orang tua murid mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada anak-anak kami, khususnya siswa TK Grasia Waharia. Bantuan ini merupakan hasil kesepakatan bersama orang tua untuk langsung digunakan membayar uang SPP anak-anak,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Kampung Waharia juga menyampaikan harapan agar ke depan Pemerintah Kabupaten Nabire dapat memberikan alokasi anggaran yang lebih besar dan dukungan berkelanjutan bagi sektor pendidikan.

Harapan ini sejalan dengan program dan visi Gubernur Provinsi Papua Tengah Meki Fritz Nawipa., SH., yang menekankan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan di Papua Tengah.

Dengan adanya dukungan yang berkesinambungan dari pemerintah daerah, diharapkan kualitas pendidikan di Distrik Teluk Kimi, khususnya Kampung Waharia, dapat terus meningkat dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Papua Tengah.

( RED )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini