Grup Musik Alie dari Paniai Tampil Perdana di Festival Media Papua, Tegaskan Proses Panjang dan Identitas Komunitas
Tifacenderawasihnews. Com
TCNews || Nabire, Papua Tengah | Grup musik Alie, komunitas musik asal Inarotali, Kabupaten Paniai, akhirnya tampil di hadapan publik dalam ajang Festival Media Papua yang digelar di Provinsi Papua Tengah. Penampilan ini menjadi momen bersejarah, mengingat Alie bukanlah komunitas baru, melainkan telah melalui proses panjang namun jarang tampil di panggung terbuka.
Wakil Ketua Komunitas Anak Lahir Besar Inarotali, Berto Gobay, menegaskan bahwa kehadiran Grup Musik Alie di Festival Media Papua merupakan buah dari perjalanan panjang komunitas yang selama ini lebih banyak berkarya dalam ruang internal.
“Kami bisa mengatakan bahwa Alie ini adalah proses. Alie bukan komunitas baru. Kami sudah lama ada, hanya saja selama ini hadir dalam bentuk yang berbeda dan belum pernah tampil di panggung seperti hari ini,” ujar Berto
Ia menjelaskan, Alie terbentuk sebagai komunitas, sehingga proses latihan dan pembinaan tidak dibatasi oleh waktu tertentu. Para anggota kerap berkumpul dan berlatih secara alami, menyesuaikan dengan situasi dan momentum yang ada.
“Kami tidak pernah membatasi waktu latihan karena kami komunitas. Kami sering berkumpul dan berlatih, hanya saja momennya belum sampai. Hingga akhirnya kami dipanggil langsung oleh Ketua Panitia Festival Media Papua, dan itu menjadi sebuah kehormatan besar bagi kami,” tambahnya.
Berto Gobay juga menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan panitia Festival Media Papua kepada Grup Musik Alie untuk tampil di hadapan ratusan hingga ribuan insan pers dari berbagai daerah di Tanah Papua.
“Ini kehormatan besar bagi kami. Bisa bernyanyi di hadapan beribu jurnalis yang hadir di Festival Media Papua merupakan pengalaman yang sangat berkesan dan tidak akan kami lupakan,” ungkapnya.
Menurutnya, penampilan perdana ini bukan sekadar panggung hiburan, tetapi menjadi ruang pembuktian bahwa komunitas musik lokal dari pedalaman Papua juga memiliki kualitas, identitas, dan nilai budaya yang patut dihargai.
“Kami pulang bukan dengan rasa rugi, tetapi membawa kesan mendalam dan pengalaman berharga. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang ke depan,” tutup Berto Gobay.
Grup Musik Alie berharap kehadiran mereka di Festival Media Papua dapat membuka ruang lebih luas bagi komunitas seni dan musik lokal dari berbagai kabupaten di Tanah Papua untuk terus tumbuh, dikenal, dan diapresiasi di tingkat regional maupun nasional.
( RED )

Tinggalkan Balasan