Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Kapolres Nabire Turun Langsung Redam Aksi Pembakaran Ban di Karang Tumaritis, Situasi Aman Terkendali

admin |

Tifacenderawasihnews. Com

TCNews || Nabire,Papua Tengah | Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., dengan sigap turun langsung ke lapangan untuk meredam aksi pembakaran ban di tengah jalan yang dilakukan oleh sekelompok warga, tepatnya di depan Kios Panjang, Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire, sekitar pukul 01.00 WIT, pada Kamis ( 1/1/2026 )

Aksi pembakaran ban tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas serta menimbulkan keresahan bagi masyarakat sekitar yang sedang beraktivitas maupun pengguna jalan.

Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres Nabire bersama personel Polres Nabire segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman api sekaligus menenangkan situasi agar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, menjelaskan bahwa pembakaran ban di tengah jalan dilakukan sebagai bentuk penunjukan eksistensi oleh sekelompok warga. Namun demikian, berkat respons cepat aparat kepolisian, api berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan dengan baik.

Eksistensinya mungkin dengan membakar ban di tengah jalan, tetapi puji Tuhan kita sudah bisa padamkan. Situasi saat ini aman dan terkendali,” ujar AKBP Samuel.

Lebih lanjut, Kapolres mengungkapkan bahwa sejak awal kegiatan tersebut berlangsung, terdapat sekelompok anak muda yang kerap datang dan mengganggu ketertiban umum. Bahkan, ditemukan adanya tindakan menyalakan kembang api atau benda sejenis yang diarahkan ke jalan raya dan berpotensi membahayakan pemudi serta pengguna jalan lainnya.

Dari awal tadi, kegiatan mereka ini sering datang mengganggu, dengan syut yang diarahkan ke kembang api, bahkan diarahkan ke pemudi di jalan raya. Sehingga perlu kita amankan di daerah ini,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Polres Nabire menempatkan personel untuk tetap berjaga di sekitar lokasi kejadian, khususnya di kawasan yang dikenal sebagai daerah Jepang dan sepanjang ruas jalan tersebut. Pengamanan ini dilakukan guna memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah terulangnya aksi serupa yang dapat mengganggu ketertiban dan keselamatan masyarakat.

Kapolres Nabire juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia menegaskan bahwa Polri akan selalu mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Pada prinsipnya, kami ingin situasi Kabupaten Nabire tetap aman dan damai. Kami membutuhkan kerja sama semua pihak untuk bersama-sama menjaga kamtibmas,” tutup AKBP Samuel D. Tatiratu.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Karang Tumaritis terpantau aman dan terkendali, arus lalu lintas kembali normal, serta personel kepolisian masih disiagakan di lokasi guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.

( RED )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini