Pengamanan Humanis Polres Nabire Warnai Aksi Damai Tuntutan Tapal Batas Mee–Kamoro
Tifacenderawasihnews. Com
TCNews || Nabire, Papua Tengah | Polres Nabire, Polda Papua Tengah, melaksanakan pengamanan kegiatan unjuk rasa yang digelar Lembaga Masyarakat Adat Suku Mee Ogeiye (LMA-O) “Diyoweitopoke”, yang menyuarakan penyelesaian tapal batas adat antara Suku Mee dan Suku Kamoro di Distrik Kapiraya. Jumat ( 12/12/2025 )

Kegiatan pengamanan diawali dengan Apel Kesiapan yang dipimpin Wakapolres Nabire, Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M., mewakili Kapolres Nabire. Sebanyak 4 regu UKL Polres Nabire, 2 SST Brimob Yon A, 2 SST Brimob Pas III Pelopor, 1 SST Dalmas, serta personel gabungan dikerahkan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan terkendali.

Sekitar pukul 08.00 WIT, massa aksi mulai berkumpul dan melakukan orasi di Jalan Jenderal Sudirman. Personel Polres Nabire melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan imbauan kamtibmas agar seluruh rangkaian aksi berlangsung tertib. Massa yang berjumlah sekitar 100 orang kemudian melakukan long march menuju Kantor DPR Papua Tengah.
Setibanya di Kantor DPR Papua Tengah, massa diterima oleh sejumlah anggota dewan dan menyerahkan Surat Pernyataan Sikap yang memuat 12 poin. Poin-poin tersebut mencakup tuntutan penyelesaian tapal batas adat, penegakan hukum atas konflik di Kapiraya, pelarangan aktivitas tambang dan logging ilegal, serta permintaan pemulihan fasilitas umum.
Seluruh rangkaian pengamanan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesainya penyampaian aspirasi.
( RED )

Tinggalkan Balasan