KESBANGPOL Nabire Tegaskan Tidak Menerima Organisasi Terlarang, Imbau Warga Jaga Keamanan Menjelang Natal
Tifacenderawasihnews. Com
TCNews || Nabire, Papua Tengah | Perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nabire, Pelius Boma, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjalankan arahan Bupati Nabire, Bapak Mesak Magai, terkait ketertiban dan keamanan daerah. Dalam sebuah pertemuan resmi, ia menekankan bahwa Kesbangpol tidak akan menerima ataupun memproses pendaftaran organisasi yang berstatus terlarang oleh negara. Selasa ( 9/12/2025 )
Pelius Boma menjelaskan bahwa langkah tegas ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Nabire.
“Kami telah diperintahkan oleh Bupati Nabire bahwa setiap organisasi yang dinyatakan terlarang oleh Negara Republik Indonesia tidak bisa kami terima di Kesbangpol. Kami berdiri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Nabire,” tegasnya.
Ia menambahkan, Kesbangpol menjalankan tugasnya untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat berjalan aman, tertib, dan mendukung kesejahteraan keluarga serta pembangunan daerah.
“Kami ingin masyarakat Nabire menjalankan aktivitas setiap hari dengan aman. Berbagai suku, komunitas, dan kelompok dari Sabang sampai Merauke hidup bersama di Nabire. Karena itu kita harus rukun, bersatu, dan saling menghormati,” ujarnya.
Memasuki bulan Desember yang identik dengan perayaan Natal, Pelius Boma juga mengajak seluruh umat Kristiani di Kabupaten Nabire untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Ini bulan kudus, di mana kita memperingati Tuhan datang ke dunia membawa damai. Karena itu, kita umat Kristiani tidak boleh ribut-ribut. Kita harus merayakan Natal dengan aman, damai, dan saling menghargai,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh masyarakat membuka hati dan pikiran untuk menjaga kebersamaan, serta mendukung terciptanya Kabupaten Nabire yang mandiri, sejahtera, dan aman, sesuai dengan moto pemerintah daerah.
Kesbangpol juga menegaskan kesiapan bekerja sama dengan seluruh komunitas, tokoh masyarakat, dan pihak terkait guna memastikan situasi tetap kondusif hingga Tahun Baru 2026.
( RED )

Tinggalkan Balasan