Satgas Pangan Polres Nabire Tegaskan Larangan Penimbunan dan Penjualan Beras SPHP di Atas HET
Tifacenderawasihnews. Com
TCNews ||Nabire, PapuaTengah | Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Nabire menegaskan komitmennya dalam mengawasi peredaran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Seluruh pedagang diimbau untuk tidak melakukan penimbunan ataupun menjual beras SPHP melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Penegasan ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Nabire, IPTU Habibi Cendrawasih Solosa, S.Tr.K., S.I.K., saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/11/2025). Ia menekankan bahwa beras SPHP merupakan program strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau.
“Beras SPHP digulirkan untuk menstabilkan harga beras dan mengendalikan inflasi. Karena itu, setiap bentuk penyalahgunaan akan kami tindak secara tegas,” ujar IPTU Habibi.
Ia menjelaskan bahwa beras SPHP dipasarkan dengan harga Rp 65.000 untuk kemasan 5 kilogram. Apabila ditemukan pedagang yang menjual di atas HET atau melakukan penimbunan, masyarakat diminta segera melaporkan kepada Polres Nabire.
“Kami tidak akan mentolerir pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan di luar ketentuan. Ini adalah program pemerintah untuk menjaga kepentingan masyarakat banyak,” tegasnya.
Lebih lanjut, IPTU Habibi menerangkan bahwa praktik penimbunan dan penjualan kembali di atas harga resmi tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menghambat upaya pemerintah dalam menstabilkan harga pangan di daerah.
“Segala bentuk penyalahgunaan dianggap mengganggu kepentingan publik dan akan kami tindak sesuai aturan,” tambahnya.
Satgas Pangan Polres Nabire memastikan akan terus melakukan pengawasan intensif terhadap distribusi, ketersediaan, dan harga beras SPHP di seluruh wilayah Nabire.
“Mari bersama-sama mendukung program pemerintah ini agar beras SPHP tetap tersedia dengan kualitas baik, harga terjangkau, dan tepat sasaran,” ajak IPTU Habibi.
( RED )

Tinggalkan Balasan