Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Satgas Pangan Polres Nabire Tegaskan Larangan Penimbunan dan Penjualan Beras SPHP di Atas HET

admin |

Tifacenderawasihnews. Com

TCNews ||Nabire, PapuaTengah | Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Nabire menegaskan komitmennya dalam mengawasi peredaran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Seluruh pedagang diimbau untuk tidak melakukan penimbunan ataupun menjual beras SPHP melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Penegasan ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Nabire, IPTU Habibi Cendrawasih Solosa, S.Tr.K., S.I.K., saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/11/2025). Ia menekankan bahwa beras SPHP merupakan program strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau.

“Beras SPHP digulirkan untuk menstabilkan harga beras dan mengendalikan inflasi. Karena itu, setiap bentuk penyalahgunaan akan kami tindak secara tegas,” ujar IPTU Habibi.

Ia menjelaskan bahwa beras SPHP dipasarkan dengan harga Rp 65.000 untuk kemasan 5 kilogram. Apabila ditemukan pedagang yang menjual di atas HET atau melakukan penimbunan, masyarakat diminta segera melaporkan kepada Polres Nabire.

Kami tidak akan mentolerir pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan di luar ketentuan. Ini adalah program pemerintah untuk menjaga kepentingan masyarakat banyak,” tegasnya.

Lebih lanjut, IPTU Habibi menerangkan bahwa praktik penimbunan dan penjualan kembali di atas harga resmi tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menghambat upaya pemerintah dalam menstabilkan harga pangan di daerah.

Segala bentuk penyalahgunaan dianggap mengganggu kepentingan publik dan akan kami tindak sesuai aturan,” tambahnya.

Satgas Pangan Polres Nabire memastikan akan terus melakukan pengawasan intensif terhadap distribusi, ketersediaan, dan harga beras SPHP di seluruh wilayah Nabire.

Mari bersama-sama mendukung program pemerintah ini agar beras SPHP tetap tersedia dengan kualitas baik, harga terjangkau, dan tepat sasaran,” ajak IPTU Habibi.

( RED )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini