Dina Misiro Dorong Penguatan Koordinasi Keamanan Jelang Natal di Kota Nabire
Tifacenderawasihnews. Com
TCNews || Nabire, Papua Tengah – Kondisi keamanan di Kota Nabire kembali menjadi perhatian setelah beberapa insiden sosial beberapa waktu terakhir memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Menyikapi dinamika tersebut, Anggota DPRK Nabire Komisi A, Dina Misiro, menyampaikan seruan kepada pemerintah dan seluruh unsur terkait agar memberikan perhatian serius demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut. Minggu ( 16/11/2025 )
Dalam pernyataannya, Dina menegaskan pentingnya kerja sama terpadu antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Nabire, serta unsur TNI dan Polri. Menurutnya, situasi yang berkembang saat ini tidak bisa disikapi secara sektoral, melainkan membutuhkan langkah terencana yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Beberapa waktu terakhir ini kondisi Nabire perlu mendapatkan perhatian khusus. Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta unsur keamanan seperti TNI dan Polri perlu duduk bersama dan mengevaluasi apa yang terjadi agar dapat menemukan solusi terbaik bagi daerah ini,” ujarnya.
Dina menilai bahwa dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, potensi munculnya gangguan keamanan menjelang akhir tahun juga semakin besar. Oleh sebab itu, antisipasi dini harus dilakukan dengan memperkuat komunikasi antarinstansi dan memastikan setiap kebijakan keamanan berjalan efektif.
Menjelang perayaan Natal, ia juga mengingatkan bahwa kebutuhan masyarakat akan rasa aman semakin meningkat. Rangkaian ibadah, kegiatan gerejawi, hingga aktivitas belanja dan perayaan keluarga membutuhkan situasi yang kondusif agar dapat berjalan dengan damai.
“Menjelang perayaan Natal, seluruh pihak perlu benar-benar siap. Masyarakat membutuhkan rasa aman saat beribadah dan menjalankan tradisi Natal. Karena itu, pemerintah dan aparat keamanan harus memastikan ada langkah-langkah konkret untuk menjaga kenyamanan warga,” tambah Dina.
Lebih jauh, ia mendorong agar pemerintah daerah segera melakukan pemetaan wilayah rawan, meningkatkan pengawasan di titik-titik vital, serta memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Pendekatan dialogis, menurutnya, menjadi salah satu cara untuk meredam potensi konflik dan membangun rasa saling percaya antara masyarakat dan pemerintah.
Dina berharap dengan adanya langkah kolaboratif dan respons cepat dari seluruh pihak, kondisi keamanan di Kota Nabire dapat tetap terkendali dan masyarakat dapat menyambut Natal dengan penuh kedamaian.
( RED )

Tinggalkan Balasan