Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Tambang Hulu Siriwo Tuai Polemik, Pengelola Klaim Sah dan Laporkan Dugaan Intimidasi

admin |

Tifacenderawasihnews. Com

TCNews || Nabire Papua Tengah |Aktivitas tambang di wilayah Hulu Siriwo, tepatnya di Kilometer 80, kembali menjadi perhatian publik setelah muncul pemberitaan terkait keberadaan alat berat dan tudingan aktivitas tanpa izin. Salah satu perwakilan perusahaan tambang, AW yang berperan sebagai pengelola di lokasi tersebut, memberikan klarifikasi terkait situasi di lapangan Rabu 12/11/2025

Dalam wawancara yang dilakukan di lokasi, AW menjelaskan bahwa perusahaan yang beroperasi di area tersebut masuk atas dasar izin hak ulayat dari pemilik tanah adat setempat, bukan secara ilegal.

Kami bekerja atas izin resmi dari pemilik hak ulayat. Jadi kami tidak sembarangan masuk ke wilayah itu,” tegas AW.

Ia juga membantah tudingan bahwa aktivitas di lokasi tersebut dilakukan tanpa dokumen pendukung. Menurutnya, perusahaan sudah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan pihak berwenang setempat sebelum memulai aktivitas penambangan.

Afrian mengungkapkan adanya upaya intimidasi dari oknum yang mengaku sebagai perantara masyarakat maupun jurnalis.

Ada yang datang ke saya inisial Y, dan sempat Ada yang menghubungi saya lewat telepon dan berbicara dengan nada mengancam. Mereka mengatakan, kalau kami tidak bertemu dan menunjukkan izin dalam waktu seminggu, alat kami akan dibakar,” ujarnya. Menirukan inisial MM apa yang disampaikan ditelpon dan inisal Y juga menyahut akan membakar

Ia menambahkan, sempat ada permintaan uang hingga Rp1 miliar, yang kemudian diturunkan menjadi Rp100 juta dengan alasan sumbangan menjelang perayaan Natal.

Seseorang meminta 1 Miliar terus saya sampaikaj ke Y, Perusahaan menolak memberikan uang itu karena tidak ada dasar yang jelas,” tambahnya.

AW juga menyebut bahwa pihaknya sudah berusaha menyelesaikan persoalan ini secara damai melalui Polsek Topo, namun upaya tersebut ditolak oleh pihak yang bersangkutan.

Kami sudah menawarkan agar persoalan ini dibicarakan di Polsek Topo, tapi mereka menolak dan tetap ingin bertemu di luar kantor polisi,” jelasnya.

Selain ancaman, aktivitas perusahaan di Hulu Siriwo disebut sempat terganggu akibat adanya kelompok masyarakat dari salah satu suku di wilayah itu yang meminta alat berat berhenti bekerja.

Kami sudah empat bulan beroperasi. Belakangan, ada kelompok masyarakat datang dan menyuruh kami menghentikan aktivitas. Akibatnya alat berat kami tidak bisa bergerak,” kata AW

( RED )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini