Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Perbasi Mimika Gagal Tampil di Multi Event Basketball Papua Tengah 2025, Akibat Keterbatasan Anggaran

admin |

Tifacendwrawasihnews. Com

TCNews || Nabire Papua Tengah | Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Mimika harus menelan pil pahit. Para atlet muda mereka dipastikan tidak dapat berlaga dalam ajang Multi Event Basketball Provinsi Papua Tengah 2025 yang digelar sejak 29 Oktober hingga 1 November di Lapangan Basket SMA Negeri 1 Nabire.

Sekretaris Perbasi Mimika, Reddy Wijaya, menjelaskan bahwa kegiatan multi event ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya. Jika pada dua tahun sebelumnya setiap kabupaten mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi, tahun ini seluruh pembiayaan diserahkan kepada masing-masing pemerintah kabupaten.

Tahun pertama dan kedua dulu masing-masing kabupaten hadir karena didukung oleh provinsi. Tahun ketiga ini dikembalikan ke daerah atau Pemkab masing-masing untuk biaya dan anggaran,” ujar Reddy kepada media ini, Kamis (30/10/2025).

Reddy menyayangkan keputusan tersebut, mengingat Kabupaten Mimika berhasil menjadi juara umum dua kali berturut-turut pada dua penyelenggaraan sebelumnya. Namun, tahun ini mereka terpaksa absen karena tidak adanya alokasi dana dari Pemerintah Kabupaten Mimika.

Saya pribadi sangat sedih dan menyayangkan hal ini, karena ini merupakan mimpi-mimpi adik-adik atlet kita yang hanya bisa ikut di periode tahun ini,” tuturnya

Ia menambahkan, jika Mimika baru bisa kembali ikut tahun depan, maka formasi pemain akan berbeda karena regulasi usia pemain yang berubah setiap tahun.

Kalaupun tahun depan bisa ikut, pemainnya pasti sudah berbeda, karena tiap tahun usia peserta berubah. Jadi, anak-anak yang seharusnya bermain tahun ini kehilangan kesempatan,” jelasnya.

Menurut Reddy, kondisi ini benar-benar mematahkan semangat para atlet muda yang telah mempersiapkan diri sejak awal tahun 2025.

Mereka sudah latihan keras sejak awal tahun. Tapi semua pupus karena tidak ada dukungan anggaran. Mimpi mereka tahun ini benar-benar putus di jalan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, ajang multi event ini sejatinya menjadi sarana penting bagi atlet muda untuk menambah pengalaman, mendapatkan penghargaan, serta menjadi modal berharga dalam karier mereka di tingkat mahasiswa.

Reddy mengaku pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika, namun hasilnya tetap nihil karena tidak tersedianya dana untuk keberangkatan tim.

Mau bagaimana lagi, semua kecewa. Tahun depan mungkin bisa ikut lagi, tapi mimpi anak-anak untuk tahun ini sudah hilang dan tidak bisa diulang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Multi Event Basketball Papua Tengah 2025 diikuti oleh tujuh kabupaten. Grup A terdiri dari Dogiyai, Intan Jaya, Puncak Jaya, dan Nabire, sementara Grup B diisi oleh Deiyai, Paniai, dan Puncak.

( RED )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini