Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Polda Papua Tengah Salurkan Bantuan Kasih di Teluk Wondama, Rayakan Seabad Nubuatan Dominee Izaak Samuel Kijne

admin |

Tifacenderawasihnews. Com

TCNews ||Teluk Wondama,| Dalam suasana penuh haru dan sukacita, jajaran Polda Papua Tengah menyalurkan bantuan kasih bagi masyarakat Teluk Wondama, Papua Barat, dalam rangka memperingati Satu Abad Nubuatan Dominee Izaak Samuel Kijne (1925–2025). Momentum bersejarah ini menjadi simbol nyata semangat pelayanan, kemanusiaan, dan persaudaraan di Tanah Papua, sebagaimana pesan luhur sang misionaris yang dikenal sebagai Bapak Tanah Peradaban Papua. Jumat( 24/10/2025 )

Dominee Izaak Samuel Kijne bukan sekadar pengajar, tetapi sosok pembawa terang yang menanamkan nilai iman, kerja keras, dan cinta kasih. Seratus tahun setelah nubuatan beliau diucapkan, masyarakat Papua terus menjaga warisan tersebut sebagai fondasi moral dan spiritual yang menuntun perjalanan peradaban dari masa ke masa.

Wujud kepedulian itu tampak ketika Polda Papua Tengah menyalurkan bantuan kasih kepada panitia dan jemaat yang berpartisipasi dalam peringatan akbar tersebut. Bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan logistik acara, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat gerejawi.

Kegiatan dipimpin oleh Kabid Propam Polda Papua Tengah, Kompol Florensin Yuliet Nari, S.H., bersama rombongan pejabat dan perwira dari berbagai satuan di Polda Papua Tengah serta Polres Nabire. Kehadiran mereka menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung kegiatan rohani yang memperkuat iman dan solidaritas antarumat di Tanah Papua.

Turut mendampingi rombongan, Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Teluk Wondama, Ekberson Karubuy, S.E., yang menunjukkan sinergi positif antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam pelayanan sosial dan kemasyarakatan.

Bantuan kasih tersebut diserahkan kepada sejumlah jemaat yang turut memeriahkan peringatan Seabad Dominee Kijne, di antaranya:

Jemaat Solafide Warwai, Solagracia Rado, Alexsader Apitulei, Betania Wasior, Syaloom Wasior, Syen Jesus Biraja Miei, Bethesda Manggurai, Gunung Sion Huntap III Iriati, Maranata Iriati, Dominee Amos Worisio Ramiki, Yohanes Paulus Kaibi, Imanuel Kubiari, Gunung Sinai Isei, Elim Rasiei, dan Betel Tandia.

Keterlibatan berbagai jemaat tersebut menunjukkan luasnya pengaruh ajaran Dominee Kijne yang telah membentuk karakter rohani dan sosial masyarakat Papua. Suasana peringatan semakin khidmat dengan penampilan Tim Paduan Suara Polda Papua Tengah, yang membawakan lagu-lagu rohani penuh makna dan semangat persaudaraan.

Kepala Distrik Mundiboi, J.M.M. Auri, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian Polda Papua Tengah.

Terima kasih atas bantuan kasih dari Bapak Kapolda Papua Tengah untuk kami masyarakat di Teluk Wondama. Bantuan ini sangat berarti karena membantu kami menjamu tamu-tamu dari seluruh Tanah Papua dalam peringatan bersejarah ini. Tuhan memberkati Bapak Kapolda dan seluruh jajaran,” ujarnya

Seratus tahun setelah nubuatan Dominee Kijne menggema, masyarakat Papua kini menikmati buah dari perjuangannya melalui kemajuan pendidikan, iman, dan kebudayaan. Bantuan kasih dari Polda Papua Tengah menjadi simbol nyata bahwa nilai kemanusiaan tidak hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dalam tindakan.

Pada akhirnya, semangat kasih yang menyertai peringatan Seabad Nubuatan Dominee Izaak Samuel Kijne menegaskan bahwa Tanah Papua bukan hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga subur oleh kasih dan kebersamaan.

Dari Teluk Wondama hingga Nabire, cahaya kasih terus memancar, membawa pesan bahwa pembangunan sejati dimulai dari hati yang mau melayani dan berbagi.

( RED )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini