Bupati Deiyai Melkianus Mote Realisasikan Bantuan 80 Perahu untuk Nelayan, Tahun Depan Tambah 200 Unit
Tifacenderawasihnews. Com
TCN || DEIYAI | Komitmen Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat terus dibuktikan. Tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Deiyai telah merealisasikan bantuan 80 unit perahu bagi para nelayan di wilayah Danau Tigi. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir danau.

Dalam keterangannya kepada media di SMANSA Waghete, Rabu (15/10/2025), Bupati Mote menegaskan bahwa seluruh penerima bantuan perahu telah didata secara cermat dan merupakan nelayan aktif yang setiap hari menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan ikan.

“Bersumber dari APBD tahun 2025, kami sudah siapkan 80 perahu untuk mama-mama nelayan. Pendataan dilakukan dengan benar, tidak asal-asalan, supaya bantuan ini tepat sasaran,” ujar Bupati Mote.

Bupati yang dikenal tegas dan disiplin itu juga mengungkapkan, bantuan ini bukan hanya untuk meningkatkan taraf hidup nelayan, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan ikan segar dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa di sekolah-sekolah.
“Kami ingin supaya ikan tidak perlu lagi didatangkan dari luar daerah. Badan Gizi nanti langsung membeli ikan dari mama-mama nelayan lokal untuk kebutuhan program MBG di sekolah,” tambahnya.
Bupati Mote sebelumnya telah melakukan kunjungan ke Pasar Ikan Deiyai pada 12 September 2025. Dalam kunjungan itu, ia berdialog langsung dengan para nelayan dan berjanji akan memberikan bantuan. Kini, janji tersebut terbukti dengan terealisasinya 80 unit perahu, dan tahun 2026 mendatang, pemerintah berencana menambah 200 unit perahu lagi bagi nelayan Danau Tigi.
Di sela kegiatan Pelatihan dan Bimtek Tata Kelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Deiyai, Bupati Mote juga menegaskan pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal melalui koperasi desa.
“Untuk mendukung program MBG, semua kebutuhan seperti sayuran, ayam, ikan, dan babi akan kami ambil dari masyarakat Deiyai sendiri. Koperasi Merah Putih di 67 kampung harus aktif mengembangkan ternak, kolam ikan, dan pertanian supaya uang berputar di Deiyai,” tutupnya.
Dengan langkah nyata ini, Pemerintah Kabupaten Deiyai menunjukkan keseriusan dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal sekaligus mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi rakyatnya.
( RED )

Tinggalkan Balasan