Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Layanan Kesehatan Gratis Warnai HUT ke-29 Kabupaten Paniai

admin |

 

TCN|| Paniai – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paniai melalui Dinas Kesehatan bersama RSUD Paniai dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di Lapangan Karel Gobai, Pusat Kota Enarotali, Distrik Paniai Timur, Sabtu (4/10/2025).

Kegiatan ini dihelat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Paniai serta sebagai wujud nyata semangat “mencegah lebih baik daripada mengobati”.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai, Farialice Y. Tatogo, S.KM, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan kali ini dikemas dengan strategi unik, yaitu satu kali pemeriksaan mencakup sembilan jenis penyakit. Program tersebut berhasil menjangkau 111 masyarakat yang hadir dalam perayaan HUT Paniai ke-29.
“Melalui kolaborasi Dinas Kesehatan, RSUD, Puskesmas Enarotali, dan KPA, kami menyusun strategi pemeriksaan ‘satu kali dayung melewati sembilan pulau’. Artinya, dalam satu rangkaian kegiatan, masyarakat bisa memeriksa HIV/AIDS, IMS, hepatitis b, Hepatitis C, malaria, kolesterol, asam urat, gula darah, dan tensi. Tujuannya agar masyarakat lebih mudah mengetahui kondisi kesehatannya tanpa harus bolak-balik ke fasilitas medis,” jelas Tatogo.

Ia menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari kampanye pencegahan dini terhadap berbagai penyakit menular dan tidak menular yang masih menjadi tantangan di wilayah pegunungan tengah Papua.

“Kesehatan masyarakat Paniai adalah prioritas kami. Kami ingin masyarakat sadar bahwa deteksi dini bisa menyelamatkan banyak nyawa,” ujarnya.

Sementara itu, Beni Degei, S.KM., M.KM, selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai, menegaskan pentingnya gaya hidup sehat untuk mencegah penyakit.

“Selain pemeriksaan, kami juga mengedukasi masyarakat agar rutin beraktivitas fisik, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta menjauhi rokok dan alkohol. Kami terus melaksanakan program pencegahan dan penanggulangan penyakit seperti HIV/AIDS, tuberkulosis (TB), dan penyakit menular lain yang berpotensi menimbulkan wabah,” tegasnya.
Ketua KPA Kabupaten Paniai, Sepanya Yogi, S.Sos, yang menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat mengetahui status kesehatannya, tetapi juga mendorong keberanian untuk memeriksakan diri lebih dini.
“Banyak orang masih takut tahu hasil pemeriksaan. Padahal dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, kita bisa mencegah hal-hal yang lebih buruk. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Paniai untuk berani memeriksakan diri,” ujar Yogi. (Red)

Penulis: Jeri P. Degei

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini