Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Kasrem 173/PVB Pimpin Upacara HUT ke-80 TNI di Nabire: “TNI Lahir dari Rakyat, Bersama Rakyat, dan untuk Rakyat”

admin |

Tifacenderawasihnews.Com

TCN || Nabire Papua Tengah — Komando Resort Militer (Korem) 173/PVB menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025 di Lapangan Sampta Marga Kodim 1705/Nabire, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Minggu (5/10/2025).

Upacara tersebut dipimpin oleh Kasrem 173/PVB Kolonel Inf. Herry Purwanto,S.Sos., M. Han., M.M yang mewakili Danrem 173/PVB Brigjen TNI Frits W.R. Pelamonia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Papua Tengah yang diwakili pejabat terkait, Bupati Nabire, Wakil Bupati Nabire, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, anggota DPRD Kabupaten dan DPR Provinsi, Kapolres Nabire, Dandim 1705/Nabire, Wakapolda Papua Tengah, Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, unsur Forkopimda, serta seluruh pejabat TNI dan Polri di wilayah Papua Tengah.

Dalam amanatnya, Kolonel Herry menyampaikan rasa syukur karena upacara peringatan HUT ke-80 TNI dapat terlaksana dengan khidmat dalam keadaan sehat walafiat. Tahun ini, peringatan HUT TNI mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat Indonesia Maju.”

 

Tema ini sangat relevan dengan visi dan misi TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” ujarnya

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa makna dari tema tersebut menegaskan bahwa TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat, dan berjuang demi rakyat.

Hal ini menekankan pentingnya kedekatan, kebersamaan, dan sinergitas TNI dengan seluruh komponen bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur,” tegasnya.

Dalam amanatnya, Kolonel Herry juga mengingatkan seluruh prajurit dan PNS TNI agar selalu waspada terhadap berbagai dinamika global, regional, dan nasional yang dapat memengaruhi stabilitas bangsa. Ia menekankan agar seluruh prajurit tidak mudah terhasut oleh isu provokatif yang dapat mengganggu soliditas internal maupun hubungan TNI dengan masyarakat.

Beberapa poin penekanan yang disampaikan Kasrem antara lain:

1. Perkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai sumber kekuatan dalam setiap tugas pengabdian.

2. Pertahankan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar tetap menjadi pemersatu dan perekat bangsa.

3. Gunakan media dengan bijak, hindari komentar dan penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

4. Laksanakan tugas dengan ikhlas dan profesional, serta jauhi tindakan yang merugikan rakyat dan mencederai nama baik TNI.

Kasrem juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS TNI atas dedikasi, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas.

TNI hingga saat ini masih mendapat kepercayaan dan tempat di hati rakyat Indonesia. Namun, jangan sampai hal ini membuat kita lengah. Masih banyak hal yang harus kita benahi untuk menjadikan TNI sebagai garda terdepan dan benteng terakhir NKRI,” pungkasnya.

Upacara diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, serta harapan agar TNI semakin profesional, kuat, dan selalu bersama rakyat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

( RED )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini