Ungkap Jaringan Mafia Tambang Emas Ilegal di Manokwari Sampai Saat Ini Diduga Masih Beraktivitas
TCN|| Manokwari, Papua Barat –
Menurut keterangan dari masyarakat Masni, terungkap bahwa para pemodal tambang ilegal selama ini berlindung dengan mengatasnamakan Edi Imen, satu warga masyarakat yang diduga menjadi tameng atau pintu masuk yang dimanfaatkan para pemodal besar, hal ini disampaikan SM di Masni. Rabu, (01/10/2025).
Dari informasi yang dihimpun, bahwa aliran dana yang masuk ke Edi Imen perlu segera ditelusuri oleh aparat penegak hukum dan pemerintah. sebab di baliknya terdapat kerjasama dengan penyedia alat berat Bos Samsir, yang diduga berhubungan langsung dengan Bos Besar Rama dan Bos Besar Firman88, “ungkap SM.
Lanjut SM menyampaikan, Pertanyaan besar kini muncul:
Apakah Polda Papua Barat selama ini menyembunyikan nama-nama tersebut, sehingga para mafia tambang emas ilegal masih leluasa bermain dan beroperasi secara tersembunyi? Buktinya di kepala Air Warmomi Aktivitas Penambangan Emas sedang berlangsung dan juga menurut informasih warga ada satu grup yang sejak kemarin sedang mulai melakukan aktivitas di Kali Stop.
“Kami sebagai Masyarakat adat menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara transparan, tegas, dan adil, tanpa tebang pilih, serta tidak boleh hanya menyasar masyarakat kecil di kampung. Yang harus ditindak tegas adalah para pemodal besar dan jaringan mafia yang merusak tatanan hukum, lingkungan, dan kehidupan masyarakat adat.
“Kami Mendesak Pemerintah agar segerah melegalkan Aktivitas penambangan emas di Kabupaten Manokwari melalui Koperasi yang sudah lama ada di Wilayah Wasirawi dan sekitarnya. Tak hanya itu, Kami bersama masyarakat adat mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polda Papua Barat, untuk segera mengungkap secara terang benderang jaringan mafia tambang ilegal ini, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat adat yang selama ini menjadi. korban dari permainan para pemodal.

“Lanjut SM menambahkan bahwa beredar Voice Note Whatsapp belum lama ini adanya arahan dari diduga kuat Suara Bos Samsir pelaku mafia tambang di manokwari yang mengatakan ” Assalamu Alaikum Warahmatulla” e saya mohon teman teman yang ada komunikasi di lokasi, di muara dimanapun dengan orang leles apa, saya minta segerah semua lari ke gunung, jangan ada satu orang tinggal di lokasi satu orang itu siapapun saya tidak inginkan, komunikasi dengan orang leleskah apakah orang kioskah, tutup kios semua lari ke gunung, itu perintah itu. Karena apa, nanti Kapolda tanya sana sini salah jawab lagi hancur satu manokwari, hancur satu wasirawi kalo salah bicara. Ini Kapolda orang pintar ini, Palang saja bisa buka, palang saja dia bisa buka itu. Jadi saya minta tolong siapapun teman teman yang ada komunikasi di lokasi cepat telfon.. bahwa kalian menyingkir siapapun itu jangan ada di lokasih satu orang pun supaya “Dia” (Kapolda) tidak bertanya lagi, supaya tidak ada tempat bertanya. Nanti salah jawab selesai eee pekerjaan kita. selesai tidak ada itu… saya jaminnn begitu… ok terimakasih,,, SM meminta, dengan bukti suarai ini tentunya Pihak Aparat penegak hukum tal ada alasan lagi untuk memeriksa bahkan menahan Bos Samsir bersama Kroni kroninya yang selama menghancurkan Alam Wasirawi dan Sekitarnya. Maka itu, kami berharap Penegakan hukum segerah dilakukan untuk menindak pelaku atau Mafia Ilegal Mining di Wasirawi dan sekitarnya. “Tegas SM.
(Red)

Tinggalkan Balasan