Papua Tengah Cetak Sejarah, Nabire Jadi Tuan Rumah Kejurnas Motorprix 2025
Tifacenderawasihnews. Com
TCN || Nabire Papua Tengah,– Riuh mesin balap mulai menggema di Kota Nabire. Untuk pertama kalinya, Provinsi Papua Tengah dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motorprix Seri 2 Region E 2025. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, secara resmi membuka ajang bergengsi tersebut di Sirkuit Non Permanen Bandara Lama Nabire, Jumat (26/9/2025).
Gelaran ini menjadi tonggak sejarah baru dunia otomotif di Papua Tengah. Selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 September, puluhan pembalap nasional dan lokal akan unjuk gigi dalam persaingan ketat memperebutkan podium juara.
Tidak tanggung-tanggung, panitia menyiapkan hadiah empat unit motor, uang pembinaan sebesar Rp235 juta, serta piala bagi para peraih gelar juara. Hadiah tersebut terbagi untuk kategori umum Kejurnas, juara lokal Papua, dan juara lokal Papua Tengah.
Ketua Panitia, Emmanuel B. You, menyebut ajang ini sebagai bukti bahwa masyarakat Papua semakin mencintai olahraga otomotif.
“Kalau dulu otomotif hanya dikenal sebagian orang, sekarang masyarakat sudah menjadikannya bagian dari hiburan sekaligus kebanggaan. Kejurnas ini momentum bersejarah bagi Papua Tengah,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, yang memastikan sirkuit Nabire memenuhi standar meskipun belum permanen. “Event ini harus terus berlanjut agar pembalap Papua tidak perlu jauh-jauh mencari arena balap ke daerah lain. Tahun depan, kami ingin penyelenggaraan yang lebih besar lagi,” ujar perwakilan IMI.
Ketua KONI Papua Tengah, Yosua Tipagau, menambahkan bahwa event ini bukan sekadar tontonan, tetapi juga investasi bagi masa depan atlet otomotif Papua. “Kami ingin lahir pembalap-pembalap asli Papua Tengah yang bisa bersaing di kancah nasional bahkan internasional,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Meki Nawipa menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung perkembangan otomotif.
“Kita tidak boleh berhenti di sini. Papua Tengah harus punya sirkuit permanen, sekolah balap, dan ajang rutin tahunan. Kami juga akan siapkan pelatihan untuk mempersiapkan atlet menuju PON 2028 di NTB,” tegasnya.
Ia pun berpesan kepada para pembalap agar mengutamakan keselamatan di lintasan. “Kalian masih muda, gunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Kalau gagal, jangan putus asa. Tahun depan kita akan buat event yang lebih besar,” pesanya
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran jajaran Forkopimda Papua Tengah, Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari yang mewakili Bupati Mesak Magai, Ketua DPRD, para OPD, serta ratusan penonton yang antusias menyambut hadirnya Kejurnas Motorprix di tanah Papua Tengah.
( RED )

Tinggalkan Balasan