Paulus Mote Tegaskan Kritik untuk Media Papua Tengah: “Jangan Hanya Memuji, Sesekali Kritik Kinerja Saya”
Tifacenderawasihnews.Com
TCN || Nabire Papua Tengah – Pernyataan tegas datang dari salah satu anggota dewan terhormat, Paulus Mote, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR Papua Tengah. Melalui sebuah pesan yang ditulisnya di grup WhatsApp Warkop Deiyai, Paulus Mote menyampaikan pandangannya terkait peran media dalam memberitakan kinerja wakil rakyat.Kamis ( 26/9/2025 )

Dalam tangkapan pesan WhatsApp tersebut, Paulus Mote menuliskan bahwa dirinya merasa heran dengan sikap media di Papua Tengah. Menurutnya, tidak ada satu pun media yang berani menyampaikan kritik terhadap kinerjanya. Yang muncul justru hanya pujian tanpa adanya keseimbangan berita.
“Semua media di Papua Tengah tidak ada yang benar dan baik, tidak pernah kritik kinerja saya. Yang ada hanya memuji saya. Aneh, ada apa di balik ini semua? Coba sekali-kali kritik saya dengan kinerja saya ka. Semoga mulai malam ini ada media yang bisa kritik saya, saya nyatakan media itu jago dan hebat,” tulis Paulus Mote dalam grup tersebut.
Setelah pernyataan itu ramai beredar, awak media Tifa Cenderawasih berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada Paulus Mote. Saat dimintai keterangan, ia tidak menampik bahwa pesan itu benar berasal darinya.

“Iya, itu saya yang tulis. Karena saya melihat dan mencermati baik-baik bahwa banyak media selalu meliput berita tidak sesuai dengan realita di lapangan. Oleh karena itu, saya merasa kecewa dan sedih dengan kondisi provinsi dan kabupaten kita di Papua Tengah. Makanya saya sempat naikkan (pesan itu) di Grup Warkop Deiyai,” tegas Paulus Mote.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa peran media sangat penting dalam mendorong perubahan dan perbaikan di tengah masyarakat. Namun, media menurutnya harus mampu menjaga independensi, objektivitas, dan tidak semata-mata mengedepankan pemberitaan yang hanya memuji pejabat publik.
Paulus Mote juga menambahkan, kritik dari media justru menjadi masukan berharga bagi dirinya maupun para anggota dewan lainnya. Ia menyatakan siap menerima kritik apabila memang didasari fakta dan realita di lapangan, bukan sekadar opini atau kepentingan tertentu.
Pernyataan dari Ketua Komisi II DPR Papua Tengah ini sontak menimbulkan perhatian di kalangan jurnalis, Sebagian menilai bahwa langkah Paulus Mote patut diapresiasi karena jarang ada pejabat publik yang secara terbuka meminta kritik dari media terhadap kinerjanya. Namun di sisi lain, pernyataan tersebut juga menjadi tamparan bagi media di Papua Tengah agar mampu memperkuat independensi dan profesionalitasnya.
Kini, publik menunggu bagaimana respons media di Papua Tengah terhadap tantangan yang disampaikan Paulus Mote. Apakah ada media yang berani mengkritisi kinerja sang legislator, ataukah kecenderungan “pujian” masih akan terus mendominasi pemberitaan
( RED )

Tinggalkan Balasan