Panen Raya Perdana, Korem 173/PVB Jadi Contoh Dukungan TNI Terhadap Program Pangan Nasional
Tifacenderawasihnews. Com
TCN || Nabire – Komandan Korem 173/PVB, Brigjen TNI Frits W. R. Pelamonia, menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang diwacanakan Presiden RI. Hal ini diwujudkan melalui pengelolaan lahan kosong di lingkungan Korem 173/PVB yang kini dimanfaatkan untuk pertanian dan peternakan di Makorem pada Sabtu ( 20/9/2025 )

“Sejak Korem berpindah dari Biak ke Nabire pada tahun 2024, kami melihat banyak lahan hutan yang belum digarap. Dari situ, kami bersama anggota, pemerintah daerah, dinas pertanian, dinas ketahanan pangan, serta kelompok tani bahagia SP1 Wonorejo berinisiatif untuk mengolahnya,” ujarnya

Menurutnya, program ini sejalan dengan instruksi Presiden yang menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai pilar ketahanan nasional. “Perintah ini datang secara garis komando dari Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Pangdam, hingga kami di Korem. Maka dimanapun TNI berada, kami harus mendukung penuh program Presiden dalam hal ketahanan pangan,” tambahnya.

Saat ini, lahan ketahanan pangan di Korem 173/PVB telah menghasilkan berbagai komoditas, mulai dari sayur-mayur, peternakan ayam, hingga budidaya ikan lele. “Bahkan setiap hari masyarakat sekitar datang langsung membeli hasil panen dari lahan kami. Ini sekaligus menjadi contoh bagaimana TNI hadir untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya,” jelas Brigjen TNI Frits.

Selain mendukung kebutuhan pangan lokal, program ini juga diarahkan untuk mendukung program makan bergizi gratis yang digagas pemerintah. “Apabila ada lahan kosong di rumah maupun pekarangan, mari kita manfaatkan. Cabai, tomat, bawang, ubi, semua bisa ditanam. Ini akan membantu ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga,” imbaunya.
Dalam tahap awal, Korem 173/PVB berhasil membudidayakan sekitar 10 ribu ekor ikan lele yang sudah dipanen, sementara pemijahan baru menghasilkan 50–60 ribu benih. Untuk ayam petelur, saat ini sudah ada 96 ekor, sedangkan kandang ayam potong kapasitas 500 ekor akan mulai dioperasikan pada awal Oktober mendatang.
Brigjen TNI Frits menegaskan bahwa program ini akan terus dikembangkan dan diperluas. “Kami optimis, dengan kerja sama semua pihak, ketahanan pangan di Nabire akan semakin kuat. Karena jika ketahanan pangan terjaga, maka ketahanan nasional pun akan semakin kokoh,” pungkasnya.
( RED )

Tinggalkan Balasan