Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian Nabire Apresiasi Panen Raya Perdana Korem 173/PVB
Tifacenderawasihnews. Com
TCN || Nabire – Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian memberikan apresiasi tinggi kepada Korem 173/PVB atas keberhasilan melaksanakan panen raya perdana padi di lahan ketahanan pangan Makorem 173/PVB Jl. Kusuma Bangsa Malompo Nabire, Sabtu (20/09/2025).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Yasor Viktor Sawo, SP., M.Si., menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam mendukung program pangan nasional menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan aparat negara. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Korem 173 Praja Vira Braja yang telah ikut bersama pemerintah meningkatkan ketahanan pangan. Dengan panen padi ini, kita berharap ketersediaan beras di Nabire semakin terjamin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang PSP Dinas Pertanian Kabupaten Nabire Asrudin. A. Md, menjelaskan bahwa panen perdana ini menanam dua varietas padi, yaitu Varietas Mikongga dan varietas Inpqri 32 Menurutnya, langkah Korem 173/PVB ini merupakan contoh nyata penerapan program Optimalisasi Lahan (Oplah) yang dicanangkan Kementerian Pertanian. “Pemanfaatan lahan tidur menjadi produktif adalah bentuk nyata Oplah. Hasil panen ini tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga berdampak positif pada masyarakat, khususnya petani,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya konsep Pertanian Pangan Berkelanjutan (P2B) yang memadukan tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan perikanan. “Apa yang dilakukan Korem 173 menunjukkan bahwa tidak ada lahan yang sia-sia. Semua bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan nilai ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah,” tegasnya.
Dengan adanya dukungan TNI melalui Korem 173/PVB, Pemerintah Kabupaten Nabire optimistis ketahanan pangan lokal dapat semakin kuat untuk mengatasi tantangan inflasi, stunting, dan menjaga ketersediaan pangan di masa depan.
( RED )

Tinggalkan Balasan