Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Kekurangan Rumah Dinas Jadi Problema Serius di Kampung Hariti

admin |

 

Tifacenderawasihnews. Com

TCN || Nabire – Kepala Sekolah Kampung Hariti, Distrik Moora, Kabupaten Nabire, mengungkapkan keluhan terkait kondisi rumah dinas guru yang tidak layak huni. Hal tersebut disampaikannya kepada awak media pada Kamis (18/09/2025).

Menurutnya, permasalahan rumah dinas sudah lama menjadi kendala utama bagi para tenaga pendidik di Kampung Hariti. Sebanyak 13 guru SMP yang bertugas di kampung tersebut terpaksa harus tinggal bersama dalam satu atap karena keterbatasan rumah dinas.

Kami sangat berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan kekurangan kami, khususnya mengenai rumah dinas guru,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ketersediaan rumah dinas guru sangat penting sebagai penunjang kelancaran proses pendidikan di kampung. “Problem kita sekarang adalah tempat tinggal guru yang masih sangat kurang, terutama di Kampung Hariti. Karena itu, kami berharap agar masalah ini bisa menjadi perhatian serius pemerintah daerah melalui dinas terkait,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kepala Sekolah Kampung Hariti, Ishak Kurni, S.Sos, meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire untuk tidak hanya memperhatikan tenaga pendidik, tetapi juga kondisi sarana prasarana sekolah di wilayah tersebut.

Pembangunan rumah dinas guru diharapkan dapat menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah di bidang pendidikan, khususnya di Kampung Hariti,” ujarnya.

Ia juga berharap agar ke depan jumlah tenaga guru bisa ditambah, sehingga kualitas pendidikan semakin meningkat dan mampu melahirkan siswa-siswi yang berprestasi.

(ARM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini