Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

TIFA CENDERAWASIH NEWS

DIPERCAYA DARI YANG TERPERCAYA

Bupati Nabire Mesak Magai Serahkan DANA Kampung Akudiomi Distrik Yaur

admin |

 

 

Tifacenderawasihnews. Com

TCN || Nabire,– Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si., melanjutkan agenda penyerahan dana kampung yang berlangsung di Kampung Akudiomi, Distrik Yaur, pada Jumat (12/9/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian ke kelima dari penyaluran dana kampung di sejumlah distrik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mesak Magai menyerahkan dana kampung untuk dua distrik, dengan total nilai Rp.5.315.000.000. ( lima miliar tiga ratus lima belas juta rupiah ) yang terbagi ke delapan kampung. Khusus Kampung Akudiomi, dana kampung yang disalurkan senilai Rp3,5 miliar lebih.

Dana kampung ini wajib diputar di dalam wilayah hukum kampung masing-masing, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mulai dari BLT, dana non-fisik, hingga pembayaran pajak dan honor kepala kampung semuanya sudah tercakup di dalamnya,” tegas Bupati

Bupati juga menekankan pentingnya peran kepala kampung untuk memfasilitasi musyawarah bersama masyarakat dalam perencanaan pembangunan. Ia berharap dana kampung dapat dipergunakan dengan baik untuk kebutuhan mendesak masyarakat, seperti air bersih, perbaikan jalan, pelayanan posyandu, hingga penanganan gizi buruk dan stunting.

Selain itu, Bupati Mesak mengingatkan masyarakat agar menjaga potensi alam dan wisata yang ada di wilayah Nabire, khususnya kawasan perairan yang memiliki keindahan terumbu karang dan habitat hiu paus. “Kekayaan alam ini harus dijaga bersama, jangan dirusak. Dengan menjaga potensi wisata, kita bisa menarik wisatawan dan memberikan pemasukan tambahan bagi kampung,” ujarnya.

Bupati juga mengungkapkan adanya tantangan terkait kebijakan pemerintah pusat yang melakukan efisiensi anggaran. APBN tahun 2025 turun menjadi sekitar Rp800 triliun, dan berdampak pada pemotongan anggaran Kabupaten Nabire sebesar Rp135 miliar. “Karena itu, kita tidak boleh hanya bergantung pada pemerintah pusat. Potensi lokal harus kita gali untuk mendukung pembangunan,” tambahnya.

Bupati menutup sambutannya dengan penegasan bahwa usai penyerahan, pemerintah daerah bersama Bank Papua dan tim teknis akan melakukan monitoring untuk memastikan perencanaan dan penggunaan dana kampung berjalan maksimal.

Program dana kampung ini bukan hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut masa depan anak-anak kita. Kepala kampung wajib memprioritaskan program penanganan stunting dan gizi buruk melalui posyandu serta bekerja sama dengan puskesmas,” tutup Bupati

( ICL )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini